Apa ini suatu ketertarikan?
mungkin kamu
lelaki yang kesekian kalinya yang membuatku menjadi seperti ini, datang dengan
membawa sesuatu kecil yang mampu membuatku mengagumimu dan tiba-tiba pergi
membawa luka yang mungkin terlalu sakit jika aku harus mengingatnya. kamu
lelaki yang mampu membuatku betah untuk menjadi penggemarmu, penggemar yang
mungkin kamu tak tau, penggemar yang selalu berusaha menjadi yang terbaik.
mungkin aku
bodoh melakukan hal ini, berawal dari mengagumimu, kemudian berubah menjadi
sangat takut untuk kehilanganmu bahkan aku ingin menjadi wanita yang selalu ada
disampingmu. apa ini ketertarikan sesaat? ah apa mungkin? namun aku terlalu
sakit jika melihat dia berbincang dengan gadis itu, siapa dia? mengapa dia
begitu dekat denganmu? apa dia kekasihmu? entah sampai sekarang aku tak
mengerti.
hari ini aku
menemuimu di lapangan basket, sengaja aku duduk disana hanya untuk sekedar
melihat seorang lelaki yang sedang berlari untuk memasukkan bola basketnya ke
dalam ring. keringat mengucur didahinya, ingin sekali aku memberinya sapu
tangan dan sebotol air mineral ini padanya. Tapi rasanya tak mungkin,
kutitipkan air mineral dan sapu tangan itu kepada bapak tukang sapu sekolahku,
dan aku memandanginya dari jauh.
Sehari,
seminggu, sebulan, berjalan dua bulan aku semakin dekat denganmu walau hanya
lewat sapaan senyuman yang kamu berikan padaku waktu itu, tapi itu semua mampu
membuatku semakin kagum padamu. Keyakinanku untuk memilikimu serasa sudah di
depan mata, nomer telponmu aku sudah mempunyainya, bahkan sekarang aku dan kamu
sudah memberanikan diri untuk sekedar sms. Hari berganti sampai pada akhirnya
rasa ini semakin tak karuan.
Pagi yang sangat
sejuk ku berdoa semoga akan jadi hari yang indah untukku nanti, ku nyalakan
mesin motorku dan segera kulajukan motorku menuju sekolah. Sampai pada gerbang
sekolah kumasukkan motor kedalam dan kuletakkan diparkiran sepeda yang mulai
sesak dengan siswa yang sudah mulai berdatangan. Kulepas helm dan aku menengok
ke arah kiriku, dan ku lihat engkau melepaskan helm seorang wanita, siapa itu? Sepertinya
wajahnya taka sing? Oh tidak, dia temanku! Bodoh!
Segera kujalan
kearah lorong sekolah untuk segera masuk kekelas, aku masih tak percaya dengan
apa yang kulihat tadi. Apa aku salah melihat? Ada hubungan apa mereka? Entah,
aku tak ingin mencari taunya. Gadis yang tadi bersamamu sekarang ada
disebelahku, dia sedang menceritakanmu, menceritakan kejadia semalam yang baru
dia alami. Ya, kau menembaknya. Menjadikannya wanita pilihanmu yang akan kau
jaga dank au perjuangkan. Aku kecewa, entah.
semoga kau mengerti siapa orang yang selalu mengagumi tanpa rasa bosan
Komentar
Posting Komentar