Mungkin hanya ini yang bisa kulakukan untukmu
Hari ini aku bertemu dengan
dia, iya, bertemu lagi dengan sosok yang dahulu pernah ku kagumi, sangat ku
kagumi. Hingga aku bodoh mengira bahwa dia mempunyai perasaan yang lebih
padaku, mungkin cukup lama aku bersembunyi, menyembunyikan suatu perasaan kepada
lelaki yang dulu pernah mengajariku apa itu “ log ” pelajaran yang sulit ku
pahami. Tapi karena lelaki itu sekarang aku mengerti. Kagum padanya sudah ku
lakukan sejak ia menjadi berarti dalam hidupku
Ya, tanpa dia tau perasaan yang
ku sembunyikan 3 tahun ini, 3 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk ku
melupakannya. Setelah kelulusan, harapanku dia mempunyai perasaan yang lebih
padaku, tetapi itu semua salah! Itu semua hanya angan yang harus ku telan pahit
setelah ku tau dia sudah menjalin hubungan dengan teman sebayaku yang
seangkatan dengan kami sewaktu kita masih SMA. Wanita itu cukup cantik dengan
alis tebal, bibir pink, kulit putih dan mata yang sangat indah dan dia bersanding
dengan lelaki yang pernah atau bahkan sampai sekarang aku menyukainya, rasa
yang pernah ada di kelas 1 SMA dulu sampai sekarang yang masih bertahan.
Sakit, mungkin sangat sakit,
tapi aku tidak bisa melarangnya untuk dekat dengan wanita siapapun karena aku
bukan siapa-siapanya. Aku rela merelakan darahku untuk tetap mengalir di
tubuhnya, aku rela memberikan sekantong plastic darahku untuk menyelamatkan
nyawanya yang hampir hilang waktu kecelakaan itu, aku rela memberikan sebelah
mataku untuk mengganti matanya yang rusak akibat kecelakaan beberapa taun lalu.
Aku rela melakukan itu semua, sebab ku cinta padanya! Dia lelaki yang membuat
semuanya berubah, berubah dari gelap menjadi lebih terang.
Tapi itu semua berakhir sampai
sini, dirinya sudah bersanding dengan wanita cantik nan jelita yang lebih
sempurna dariku, yang hanya wanita buta. Semoga kebahagiaan selalu menyertai
kalian.
Dari seorang wanita
yang rela memberikan sebelah matanya
Agar kau bisa melihat
keindahan dunia, dan wanita yang kelak menemanimu.
Komentar
Posting Komentar