Kebahagiaan
Cobaan serasa silih berganti
datang kepadaku, mungkin seharusnya aku tidak terus mengeluh seperti ini
harusnya aku merasa beruntung karena Allah sedang rindu padaku, hingga ia
menyuruh malaikatnya untuk memberikan cobaan untukku. Aku hanya lelah, aku bingung
dengan semuanya mengapa harus seperti ini Tuhan? Kali ini aku harus menelan
lagi pahitnya ditinggal oleh orang yang kusayang, aku bosan harus seperti ini.
Mengapa mereka hanya datang sementara dihidupku? Mengapa tidak untuk
seterusnya? Dan mengapa mereka pergi dariku begitu saja? Apa mereka tidak
pernah berfikir bagaimana jika mereka diposisiku sekarang?
Aku selalu percaya dengan janji
Allah, bahwa setelah ada hujan pasti ada pelangi dan bahagia itu datangnya
belakangan setelah kita mendapat kesedihan. Aku percaya itu, dan selalu menjadi
panutanku. Mungkin disini jika kalian diposisiku kalian akan merasakan sakit,
benci, kecewa kepada mereka yang telah pergi meninggalkan kalian dengan alasan
yang tidak masuk akal. Aku pun merasa begitu, aku muak dengan jutaan alasan
seorang pria yang akan pergi untuk meninggalkanku. Mengapa sih aku harus dibuat
menangis seperti ini? Apa salahku? Coba katakan kepadaku, agar aku bisa
memperbaiki semuanya.
Terkadang kita harus merelakan
orang yang kita sayangi pergi demi kebahagiaan dia, dan disitu kita yakin bahwa
dia akan bahagia bersama pilihannya. Disitu kita harus menunjukkan bahwa kita
benar-benar sayang kepadanya, kita tunjukkan senyum terbaik kita untuk dia agar
dia mengerti bahwa kebahagiaan dia merupakan kebahagiaan kita juga. Mungkin aku
sudah terlalu fasih untuk mengalami fase-fase yang menurutku sangat sulit ini,
fase dimana aku ditinggalkan, fase dimana aku bersedih hingga aku lupa siapa
diriku, fase dimana aku harus bangkit tapi tidak ada yang membantuku untuk
berdiri, fase dimana aku harus menerima kenyataan pahit, fase dimana aku harus
melupakan segalanya tentang dia, dan mungkin masih banyak fase yang harus
kujalani untuk aku bisa merebut kebahagiaanku lagi.
Mungkin bagi kalian yang mungkin
sama dengan aku sekarang, kalian mungkin berfikir bahwa kebahagiaan kalian
hilang, kebahagiaan kalian pergi. Itu salah besar! Bahagia kalian sedang
menunggu didepan sana untuk segera kalian jemput, segera kalian bangkit dan
berdiri kemudian berlari untuk menjemput bahagia itu. Karena dia sudah ada
disana untuk menanti kalian, hanya orang bodoh yang melakukan hal diluar kepala
atau mungkin tidak masuk akal untuk mendapat kebahagiaan itu. Aku percaya bahwa
bahagia itu akan datang kepadaku, walau terkadang aku harus merasakan sakit
yang bertubi-tubi tapi aku belajar ikhlas untuk ini semua.
Mungkin dengan banyaknya ujian
dan cobaan yang diberikan Allah kepadaku membuatku menjadi seseorang yang
dewasa dan kuat untuk menyelesaikan suatu masalah, Allah sangat baik kepada
kita hingga dia selalu memberikan kita cobaan tanpa henti, agar kita dewasa
agar kita tidak menjadi orang yang lemah. Kita harus kuat, meski sebesar apa
cobaan kita. I have always believed that God's wonderful plan.
Komentar
Posting Komentar