untuk kamu


Harusnya dari awal aku tidak memaksakan hatimu untuk bersatu denganku, seharusnya aku berusaha merelakan pergi demi bahagiamu. Maafkan aku yang selalu memaksamu untuk terus bersamaku, mengertilah aku begitu mengagumimu sangat begitu mencintaimu hingga tidak sanggup rasanya untuk merelakanmu pergi begitu saja. Maafkan semua keegoisanku yang terus memaksamu untuk membahagiakanku untuk terus berada disampingku untuk terus menjadi orang yang selalu memperjuangkanku. Karena secuil cinta yang tumbuh, aku sampai menjadi orang yang tolol yang memaksakan segalanya harus menjadi nyata.

Aku bahagia ketika aku dapat memilikimu dan aku bisa menjadi pendampingmu, aku sangat bahagia hingga tidak dapat kulukiskan dengan apapun. Kamulah orang yang mampu membuatku senang hingga berlebihan seperti ini, terimakasih kamu sudah hadir. Aku tidak pernah menyalahkan siapapun karena kita harus terpisah dengan cara yang sangat menyakitkan ini, jika ini semua membuatmu bahagia aku pun juga ikut merasakan bahagia itu. Kamu tau bagaimana rasanya ketika aku tau kamu sudah mendapat penggantiku? Kamu tau bagaimana sakitnya melihat orang yang kusayang bercerita tentang seseorang yang kini mendampinginya? Itu semua membuat aku menangis, membuat aku sakit.

Lewat catatan ini aku ingin mengatakan bahwa aku begitu menyayangimu, aku ingin kamu bahagia walau itu semua tidak bersamaku, tetapi aku rindu ketika kamu memegang erat kedua tanganku dan kamu berkata “ ilysm ” sebuah kata yang tidak mampu kulupakan hingga detik ini, aku rindu ketika kamu membelai rambutku dan kamu selalu memelukku ketika aku sedang merasa takut, disaat aku sedang menangis kamu berusaha untuk menenangkanku dan mencium keningku. Lewat catatan ini juga aku ingin kamu mengerti bahwa begitu bahagianya aku bisa mengenal lelaki sepertimu, terimakasih kamu sudah datang walau hanya untuk sekejapan mata saja.

Sebisa mungkin aku akan pergi dan tidak mengganggu hubunganmu dengannya, disini aku ada untuk mendoakan kalian. Semoga bahagia, masa remajaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

yuk moveon

gae kowe ndaaaaaah!

Kebahagiaan