Mungkin aku yang bodoh


Mungkin aku yang bodoh terlalu mencintaimu hingga aku lupa siapa diriku hingga aku tidak menyadari bahwa sekarang kamu sudah milik orang lain. Mungkin benar kata orang, cinta itu buta dan sekarang cinta itu membutakan aku membuatku merasa bodoh, hingga aku merasa sepi ditengah keramaian, hingga aku merasa sedih ditengah kebahagiaan. Hanya karena aku sudah tidak bersamamu lagi aku merasa semuanya sirna, semuanya hilang, bahagia itu pergi. Aku sadar, aku sangat bodoh hingga membiarkan perasaanku terus menerus merasakan sakit, terus menerus membuang air mataku yang harusnya tak perlu untuk kubuang-buang seperti ini.

Kamu mungkin hadir sementara hanya untuk memberikan warna baru di hidupku, datang sementara untuk mengajariku banyak hal. Dan aku sadar ternyata Allah begitu baik kepadaku, dia sengaja membiarkanmu pergi dariku untuk mengajariku arti ikhlas dan Allah membiarkanku melihatmu berjalan dengan orang lain untuk mengajariku arti sebuah kesabaran. Tetapi apa salah jika sampai sekarang aku berfikir kamu masih mencintaiku? Apa aku salah? Dengan caramu memperlakukanku seperti layaknya wanita yang akan kamu perjuangkan cintanya, aku terbuai dengan perhatianmu aku luluh saat kata lembutmu menyentuh hati kecilku.

Bahkan tidak pernah terbesit di pikiranku untuk meninggalkanmu baru sekarang aku harus merelakan kepergianmu, karena suatu keadaan yang tidak dapat dipaksa, keadaan yang harus kutelan pahit dan kujalani sendirian. Berbulan-bulan aku mencoba untuk melupakan segala tentang kenangan kita dulu, melupakan semuanya tentang kamu tetapi apa daya usahaku itu semua gagal ketika kamu memaksakan untuk datang lagi ke kehidupanku. Bahkan sampai sekarang aku tidak mengerti apa yang kamu inginkan, mungkin sakit ketika aku harus mendoakanmu berbahagia dengan orang lain, melihatmu berjalan berdua di depanku dengan wanita lain. Tetapi, itu semua harus kulakukan demi kebahagiaanmu kelak.

Aku tidak akan pernah berhenti untuk terus menghapus rasa cinta yang tumbuh dari dulu hingga sekarang, semampuku aku akan mencobanya. Dan dari sini aku akan terus berdoa, kiranya kita berjodoh aku sangat ingin kamulah sosok lelaki yang kelak akan menjadi jodohku. Sesulit apapun jalannya kalau kita ditakdirkan untuk bertemu dan menjadi satu lagi kita akan bertemu, tetapi semudah apapun jalannya jika kita tidak berjodoh dan tidak akan dipersatukan lagi, kita tetap tidak akan bersatu. Tidak bosan bibirku berdoa untuk kebahagiaanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

yuk moveon

gae kowe ndaaaaaah!

Kebahagiaan